Thursday, 23 July 2015

Cek Peserta PLPG 2015 dan Kode LPTK penyelenggara Sergur


Informasi mengenai nama-nama calon peserta PLPG 2015 sudah bisa di cek di laman sergur.kemdiknas.go.id. di web tersebut sudah bisa dipastikan nama-nama yang muncul akan mengikuti PLPG Sergur 2015. Pada halaman tersebut juga ada kode LPTK penyelenggara sergur atau tempat PLPG, dimana masing-masing guru bisa saja berbeda tergantung bidang studi sertifikasi. Nah tentu saja ada guru yang bingung dimana mereka bisa mengetahui kode LPTK penyelenggara sergur.
Untuk jadwal PLPG 2015 diperkirakan setelah Lebaran atau akhir Juli nanti
daftar nama peserta PLPG yang dipastikan ikut PLPG 2015. cek kode LPTK penyelenggara PLPG 2015
kode LPTK
Berikut kode-kode LPTK penyelenggara sergur / PLPG 2015 berikut alamat web yang bisa diakses, bisa saja alamat web yang dimaksud sudah tidak aktif lagi.

Rayon 101 UNSYIAH (Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh)
http://sertifikasiguru.fkip.unsyiah.ac.id/

Rayon 102 UNIMED (Universitas Negeri Medan)
http://sergu.unimed.ac.id/

Rayon 103 UNIB (Universitas Bengkulu)
http://www.sertifikasiguru-unib.org/

Rayon 104 UNSRI (Universitas Sriwijaya)
http://fkip.unsri.ac.id/

Rayon 105 UNRI (Universitas Riau)
http://www.unri.ac.id/

Rayon 106 UNP (Universitas Negeri Padang)
http://sertifikasi-guru.unp.ac.id/

Rayon 107 UNILA (Universitas Lampung)
http://fkip.unila.ac.id/jadwal-plpg/

Rayon 108 UNJA (Universitas Jambi)
http://www.rayon8-unja.com/

Rayon 109 UNJ (Universitas Negeri Jakarta)
http://asg.unj.ac.id/

Rayon 110 UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)
http://sertifikasiguru-r10.org/

Rayon 111 UNY (Universitas Negeri Yokjakarta)
http://sertifikasiguru.uny.ac.id/

Rayon 112 UNNES (Universitas Negeri Semarang)
http://portofolioguru.unnes.ac.id/asg_2010/

Rayon 113 UNS (Universitas Sebelas Maret Surakarta)
http://sertifikasi.fkip.uns.ac.id/home

Rayon 114 UNESA (Universitas Negeri Surabaya)
http://www.unesa.ac.id/

Rayon 115 UM (Universitas Negeri Malang)
http://psg15.um.ac.id/

Rayon 116 UNEJ (Universitas Negeri Jember)
http://rayon116unej.wordpress.com/

Rayon 117 UNLAM (Universitas Lambung Mangkurat)
http://sergur17.unlam.ac.id/

Rayon 118 UNPAR (Universitas Palangkaraya)
http://upr.ac.id/

Rayon 119 UNMUL (Universitas Mulawarman, Kaltim)
http://unmul.ac.id/

Rayon 120 UNTAN (Universitas Tanjungpura, Pontianak)
http://www.sergurayon20.net/

Rayon 121 UNDIKSHA (Universitas Pendidikan Ganesha)
http://www.undiksha.ac.id/id/

Rayon 122 UNRAM (Universitas Mataram)
http://unram.ac.id/

Rayon 123 UNDANA (Universitas Nusa Cendana, Kupang)
http://www.undana.ac.id/

Rayon 124 UNM (Universitas Negeri Makasar)
http://sertifikasiguru.unm.ac.id/

Rayon 125 UNTAD (Universitas Tandulako, Palu)
http://rayon125.org/

Rayon 126 UNHALU (Universitas Halupleo, Kendari)
http://www.unhalu.ac.id/

Rayon 127 UNIMA (Universitas Negeri Manado)
http://www.unima.ac.id/

Rayon 128 UNG (Universitas Negeri Gorontalo)
http://www.ung.ac.id/

Rayon 129 UNPATTI (Universitas Patimura, Ambon)
http://www.unpatti.ac.id/

Rayon 130 UNKHAIR (Universitas Khairun, Maluku Utara)
http://www.unkhair.ac.id/

Rayon 131 UNCEN (Universitas Cenderawasih, Jayapura)
http://uncen.ac.id/

Rayon 132 UMN ALWASHILAH
Rayon 133 HKBP NOMMENSEN
Rayon 134 UNPAS (universitas Pasundan, Bandung)
http://www.sergur34-unpas.org/

Rayon 135 UNPAK (Universitas Pakuan, Bogor)
http://unpak.ac.id/

Rayon 136 UNSIL (Universitas Tasikmalaya)
http://sergur136-unsil.org/

Rayon 137 UHAMKA (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)
http://rayon37.uhamka.ac.id/sergur37/

Rayon 138 USD (Universitas Sanata Dharma)
Rayon 139 IKIP PGRI Dinas Pendidikan Kota Semarang
http://www.ikippgrismg.ac.id/

Rayon 140 UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
http://psgrayon140.org/

Rayon 141 UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
http://psg41.ums.ac.id/

Rayon 142 UNIPA (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
http://sergur.unipasby.ac.id/

Rayon 143 UNP-KEDIRI (Universitas Nusantara PGRI, Kediri)
http://rayon43.unpkediri.ac.id/

Rayon 144 UMM (Universitas Muhamadiyah Malang)
http://psg44.umm.ac.id/home.php?lang=id

Rayon 145 UB-TARAKAN (Universitas Borneo, Tarakan)
http://psg.borneo.ac.id/

Rayon 146 UNISMUH (Universitas Muhammadiyah, M
http://www.fkip-unismuh.info/kategori-berita-sertifikasi-guru



Friday, 3 July 2015

Kemdikbud akan Menaikkan Tunjangan Fungsional Non PNS


Pemerintah melalui Kemdikbud tahun 2016 nanti berencana menaikkan tunjangan fungsional untuk honorer atau Non PNS. Seperti diketahui selama ini nilai tunjangan fungsional cukup kecil yakni hanya sekitar Rp 300ribu perbulan, belum lagi dipotong pajak.

Hal ini diungkapkan Dirjen GTK Sumarna Surapranata. “Kuota tunjangan itu sangat kecil. Ini yang akan kita coba tingkatkan agar guru honorer semakin bermartabat,” katanya di Kantor Kemendikbud. Namun berapa besaran kenaikan dan tambahan kuota pada tahun 2016 belum bisa dipastikan.
Kabar gembira untuk guru non PNS dan honorer yang belum sertifikasi dimana Kemdikbud akan menaikkan besaran tunjangan fungsional serta menambah kuoa guru penerima tunjangan fungsional ersebut
Kemdikbud akan Menaikkan Tunjangan Fungsional Non PNS
”Saya sedang kalkulasi dengan teman-teman bentuknya seperti apa. Yang penting kewajibannya (pemerintah) harus ada,” terang Pranata. Menurut dia, tunjangan fungsional tidak melekat selamanya sebab jika dia sudah mengikuti sertifikasi dan mendapat tunjangan profesi maka tunjangan fungsionalnya akan ditarik. Pemerintah pun tidak akan membedakan guru negeri dan swasta, karena mereka akan mendapat tunjangan fungsional yang sama.

Thursday, 2 July 2015

Mendikbud: Nilai UKG sangat Memprihatinkan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, terlihat kesal terkait buruknya hasil Uji Kompetensi Guru (UKG). Bagaimana tidak Hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) guru dan Kepsek sangat memprihatinkan. Hasil UKG kita hanya 45, dari rentang nilai 1 hingga 100, yang dibutuhkan adalah 75," ujar Anies di Jakarta. Hasil UKG tersebut sangat jauh dari apa yang diharapkan. Anies menambahkan pihaknya akan mencoba melakukan penyusunan ulang mengenai guru. Baca juga 9 agenda tata kelola guru.
UKG bertujuan untuk pemetaan kompetensi, sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru, serta sebagai bagian dari proses penilaian kinerja untuk mendapatkan gambaran yang utuh terhadap pelaksanaan semua standar kompetensi.


Salah satu tujuan Kemdikbud melakukan hal itu untuk menata guru agar lebih baik. Selain itu untuk memastikan delapan standar pendidikan dapat berjalan dengan baik. "Selama ini, kami hanya fokus pada salah satunya yakni Ujian Nasional (UN). Masalah UN sangat menghabiskan energi. Kami akan melakukan transformasi dalam bidang tersebut," jelas dia.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang para kepala daerah yang komitmen untuk meningkatkan mutu guru dan pendidikan. "Kami butuh mitra untuk melakukan menyelesaikan persoalan ini. Jadi harus bermitra dengan daerah,"cetus dia.

Dia menyebut ada sekitar 107 kabupaten/kota yang pemimpinnya mempunyai komitmen tinggi dalam persoalan itu. "Kita harus melihat pendidikan sebagai sebuah gerakan. Pola pikirnya harus diubah, oleh karena itu kerja sama dengan pihak ketiga sangat dibutuhkan," tukas dia. okezone.com



Ini Edaran Menpan RB Terkait tidak ada Pengangkatan CPNS 2015


Dari berita terdahulu sudah diberitakan mengenai tidak adanya pengangkatan CPNS 2015. Namun masih banyak masyarakat umum yang tidak percaya mengingat tidak adanya edaran atau surat resmi dari Kemenpan RB mengenai hal tersebut.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah menerbitkan surat pemberitahuan nomor B/2163/M.PAN/06/2015  tentang tidak adanya rekrutmen CPNS ke seluruh instansi pusat dan daerah. Surat MenPAN-RB ini nantinya untuk menegaskan, rekrutmen dilaksanakan pada 2016.
cpns 2015
Kebijakan ini dilakukan mengingat masih banyak kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang belum menyelesaikan kewajibannya  dalam analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK) dengan benar, serta perencanaan kebutuhan pegawai dalam 5 tahun.

Selain itu, saat ini pemerintah tengah merampungkan sejumlah peraturan pelaksanaan dari UU tentang ASN,  dan karena alasan efisiensi anggaran. Dijelaskan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS membutuhkan dana yang tidak sedikit,  untuk anggaran penyusunan naskah soal, biaya upload naskah soal ke sistem CAT, dan biaya pelaksanaan seleksi.

Namun, kebijakan ini memiliki pengecualian untuk Kementerian/Lembaga yang memiliki sekolah kedinasan, bagi pendaftaran mahasiswa lembaga kedinasan yang telah mendapat izin langsung dari Menteri PANRB. Selain itu, pendaftar juga harus mengikuti dan lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD).

Derita Guru di 2015 dan Era Dapodikdas

Menjadi seorang pendidik menuntut kesabaran ekstra. Baik ketika menghadapi siswa di sekolah maupun ketika dihadapkan dengan fakta tuntutan masalah kesejahteraan. Memang sudah seharusnya menjadi pendidik adalah berasal dari panggilan hati. Namun suatu waktu tentu seorang guru juga mesti berfikir logis, sampai sejauh mana kesejahteraan yang dia dapatkan selama menjadi guru. Berikut fakta faka yang admin blog himpun terkait penderitaan guru di tahun 2015 ini dan pasca adanya dapodikdas.


1. Pemotongan anggaran gaji untuk honorer dalam BOS
        Pengurangan persentase gaji untuk honorer dalam BOS 2015 ini lumayan bikin manyun guru honorer murni yang diangkat oleh sekolah. Bagaimana tidak jika sebelumnya di tahun 2014 anggaran gaji untuk honorer sebesar 20% maka di tahun 2015 di potong menjadi 15%. Entah bagaimana nanti di tahun 2016.

2. Semakin ketatnya pembayaran tunjangan profesi Guru
        Di era dapodikdas pembayaran tunjangan profesi guru semakin ketat. Selain mengambil sumber data dari dapodik, guru juga wajib mengumpulkan berkas pendukung seperti absen, surat pembagian tugas mengajar dll. Kedua hal ini yang mebuat kadang pembayaran terhambat. Salah pengisian dapodik, bisa berakibat tunjangan tidak cair.

3. Berkurangnya kuota guru penerima tunjangan fungsional
Dari tahun ke tahun kuota tunjangan fungsional terus dikurangi oleh Kemdikbud. Dengan alasan tiap tahun ada juga guru yang iku sertifikasi. Di tahun 2014 menerima tunjangan fungsional, di tahun 2015 belum tentu karena kuota berkurang drastis.

4. Kuota guru yang disertifikasi juga berkurang
Berdasarkan data dari PGRI guru yang belum disertifikasi berjumlah 1,4juta guru. Namun anehnya dari tahun ke tahun kuota peserta sergur dalam jabatan justru dikurangi. dari 150.000 ribu di 2014 menjadi hanya 60 ribu orang di 2015. Itupun masih tersisa sekitar 6000 kursi akibat persyaratan yang tidak memadai versi Kemdikbud

5. Dana BOS belum cair
Dari beberapa laporan dana BOS di lingkungan madrasah/Kemenag tahun 2015 ini belum ada yang cair. Ini tentu menghambat proses belajar mengajar. Bahkan ada Kepala Sekolah yang menjual sepeda motornya untuk menalangi biaya operasional sekolah.

6. Tidak ada pengangkatan CPNS Guru tahun 2015.
Berdasarkan berita yang dihimpun, tahun 2015 ini tidak ada rencana pengangkatan CPNS guru. Baik dari formasi sisa honorer K2 maupun formasi umum. Jadi bagi guru honorer tunda dulu keinginan untuk menjadi PNS di tahun ini.

Nah demikian tadi derita guru terupdate.... barangkali ada yang mau menambahkan?


Jadwal Sergur Kemenag 2015

Sebagaimana jadwal PLPG sergur di lingkungan Kemdikbud, Kemenag juga telah merilis jadwal resmi sergur kemenag tahun 2015 ini. Sesuai edaran dirjen Pendis Kemenag  Nomor Dt.I.1/2/PP.007/116.B/2015 berikut hal yang dapat admin blog jetjetsemut.blogspot.com sarikan:

jadwal resmi serrtifikasi guru tahun 2015 kemenag, jadwal UKA sergur kemenag, jadwal PLPG kemenag

  1. Pengambilan data peserta calon sergur kemenag 2015 diambil dari database padamu negeri per 30 April 2015.
  2. Kuota Nasional peserta program sertifikasi guru RA dan Madrasah tahun 2015 adalah 38.673 peserta dengan rincian 28.673 untuk mapel agama dan 10.000 untuk mapel lainnya.
  3. Plot atau penempatan LPTK dilakukan 1-10 Juli 2015 dimana daftar peserta yang ditetapkan pada SK peserta sertifikasi tahun 2015 sepenuhnya mengacu pada data yang diproses dan dihasilkan dari sistem AP2SG
  4. Seluruh guru yang diangkat PNS TMT sebelum 1 Januari 2016 akan diikutkan untuk menjadicalon peserta sergur kemenag 2015
  5. Uji Kompetensi Awal UKA Kemenag dijadwalkan secara serentak tanggal 30 Juli 2015 dimana hasilnya akan digunakan untuk pengelompokkan dan pemberian layanan PLPG
  6. Soal Ujian PLPG  berasala dari Pokja Sertifikasi Guru Kemenag
  7. Kegiatan atau jadwal PLPG sergur Kemenag dilaksanakan pada minggu ketiga Agustus 2015 hingga minggu ke 4 Nopember 2015

    Demikian tadi jadwal sergur kemenag tahun 2015 ini yang bersumber dari edaran pendis Kemenag yang bisa anda unduh di tautan ini.
Baca juga pemberkasan pra UKA Kemenag

35 Miliar untuk Pesantren dan Madrasah dari Kementerian PMK


Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) meluncurkan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam. Dimana dialokasikan dana sebesar Rp 35 Miliar untuk pondok pesantren dan Madrasah.

Program ini hasil kerjasama Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia dan Kementerian PMK. Puan Maharani Menko PMK mengatakan ponpes memegang peranan yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pondok pesantren  sebagai salah satu lembaga pendidikan juga mengembangkan nilai-nilai karakter pada santrinya, karena itu perlu dikembangkan pula SDM nya.
Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) meluncurkan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam. dialokasikan dana sebesar Rp 35 Miliar untuk pondok pesantren dan Madrasah.
puan maharani
Sebanyak 151 madrasah dan ponpes  akan mendapat kucuran dana dari program itu. Bantuan yang dikucurkan berupa bantuan beasiswa, pembangunan sarana dan prasarana, dana apresiasi pendidik, hingga kucuran dana untuk badan usaha milik pesantren (BUMP).

Program peluncuran Peningkatan Kualitas Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam diadakan di Jakarta yang dihadiri pulaoleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan perwakilan dari BRI. Secara simbolis Puan Maharani menyerahkan bantuan kepada 10 perwakilan ponpes yang ikut menerima.


Ijazah dari Universitas Akreditasi C, Ditolak BKN

Ditengah maraknya kasus ijazah sarjana palsu, pemerintah dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara juga semakin memperketat aturan ijin belajar dan naik pangkat PNS. Kabar penting buat Anda PNS yang sedang menempuh pendidikan sarjana ataupun S2 bahwa mulai saat ini BKN tidak akan menerima ijazah dari perguruan tinggi yang berakreditasi C. Sebagaimana kita tahu, PNS terutama yang ingin naik pangkat ke tingkat yang lebih tinggi tentunya wajib pula menyesuaikan dengan pendidikan terakhirnya. Terutama yang lulusan SLTA sederajat, tentunya akan kuliah lagi.
Ijin belajar PNS dan ijazah yang dikeluarkan dari universitas akreditasi C tidak diakui/ditolak BKN untuk usulan kenaikan pangkat PNS.
ijazah sarjana
Dilansir dari jpnn.com Kasus ini terjadi di daerah Bengkulu dimana Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tegas menolak usulan kenaikan pangkat PNS Bengkulu Utara yang menggunakan izin belajar universitas akreditasi C. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Bengkulu Utara, Dullah, mengatakan larangan ini berlaku bagi PNS yang baru masuk ke universitas sejak tahun 2013.

Namun bagi mereka yang sudah kuliah di universitas akreditasi C dibawah tahun 2013 dikecualikan. Artinya Ijin belajar bagi PNS tentunya wajib dilakukan di Universitas minimal beakreditasi B. Bagaimana bagi mereka yang ingin ikut tes CPNS namun terlanjur memiliki ijazah universitas akreditasi C? Ini jugapengecualian, yang artinya mereka boleh mengikuti tes CPNS

Wednesday, 1 July 2015

NUPTK akan diterbitkan dan dikelola PDSP


Aplikasi Padamu Negeri secara resmi tidak di akui lagi oleh Ditjen GTK lewat Edaran terbarunya sebagai salah satu sumber data atau penjaringan data pendidik. Dengan demikian dapodikdas dan dapodikmen lah yang diakui oleh Kemdikbud sebagai sumber data pokok pendidikan.

Selama ini proses penerbitan NUPTK dilakukan oleh BPSDMPK-PMP dimana penjaringan datanya lewat aplikasi online Padamu Negeri. Ke depannya pasca "penggulingan padamu negeri". Segala macam urusan terkait NUPTK seperti pengelolaan dan penerbitan NUPTK baru akan dilakukan oleh Pusat Data Statistik Pendidikan (PDSP).
program pemberian atau penerbitan NUPTK baru guru akan dilaksanakan oleh PDSP (Pusat Data Statistik Pendidikan) baik kemdikbud maupun Kemenag.
NUPTK oleh PDSP
Berdasarkan bocoran awal berikut gambaran pengelolaan NUPTK oleh PDSP. Bagaimana NUPTK 2013, 2014 dan 2015 yang pernah diterbitkan lewat aplikasi padamu negeri? Jangan khawatir, NUPTK akan tetap diakui, karena data sudah diintegrasikan antara dapodik dan padamu negeri. Bagaimana NUPTK kemenag? Sama, Yang menerbitkan nantinya adalah PDSP, seperti yang selama ini dilakukan penerbitan NISN di lingkungan Kemenag. Barangkali ke depannya mengintgrasikan data aplikasi EMIS kemenag dengan dapodik atau Pihak Kemenag bisa langsung berkoordinasi dengan PDSP.


Beasiswa S2 Kementerian Agama RI Tahun 2015


Kabar gembira buat Bapak Ibu guru di lingkungan Kemenag, khususnya guru MTs dan Madrasah Aliyah. Berdasarkan informasi pendahuluan yang didapat dari akun humas Unesa, bahwa pihak Kemenag akan memberikan beasiswa belajarnya untuk tahun 2015 ini. Berikut info pengumuman beasiswa tersebut.
beasiswa S2 Kemenag

Beasiswa S2 Kemenag RI Tahun 2015
Mendahului juknis dari Kemenag, diberitahukan pada para guru MTs dan MA, bahwa Kemenag RI/Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan memberikan beasiswa S2 bagi guru mata pelajaran: Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, dan Agama Islam.
  1. Pendaftaran: 27 Juli – 18 Agustus 2015
  2. Perguruan Tinggi Penyelenggara: Unesa, Unnes, UNY, UM, Unisma, Stainu Jakarta, Univ. Sains Al-Quran, STAI Al Hikmah Jakarta
  3. Juknis dalam proses penandatanganan Direktur Pendidikan Madrasah
  4. Informasi resmi Insya Allah akan diberitahukan dalam waktu dekat.
Jika Saudara berminat, silakan memantau pada Kemenag RI (Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Tlp. 021-3811523 Jakarta) atau laman perguruan tinggi mitra.
Khusus untuk Program Pascasarjana dapat dilihat pada laman: pasca.unesa.ac.id
Terima kasih.